Showing posts with label dinosaurus. Show all posts
Showing posts with label dinosaurus. Show all posts

Sunday, December 26, 2010

Cynognathus – Dinosaurus Berwujud Anjing dan Kadal


Bentuk Cynognathus nampak seperti campuran seekor anjing dan kadal. Mereka adalah yang terbesar dari semua cynodonts, mamalia berbentuk reptil yang memiliki taring yang ganas. Pada saat berburu secara berkelompok, Cynognathus sungguh mematikan, membunuh hewan yang jauh lebih besar dari mereka dan mengoyak-ngoyak mereka.

Tidak seperti sebagian besar reptil sesungguhnya, Cynognathus memiliki kaki yang cukup panjang yang terletak dibawah badannya dan tidak berada disampingnya. Hal ini berarti mereka gesit dengan kaki-kaki mereka dan dapat merubah arah secara cepat. Fosil dari karnivora ini talah membantu para ilmuwan untuk memahami bagaimana mamalia ber-evolusi.

Info Dino

Panjang : 1 – 1.5 meter keseluruhan; kepala hingga moncongnya 30 centimeter

Makanan : Daging segar

Senjata : Gigi yang menakutkan dan cakar tajam

Fosil Cynognathus pertama kali ditemukan di Argentina dan danau Karoo di Afrika Selatan. Ditemukan kembali didekat Beijing, Cina pada tahun 1973.

Fakta Lainnya

* Satu-satu bukti yang menunjukkan keberadaan Cynognathus dan cynodonts lainnya adalah jejak berbulu disekitar jejak fosil tunggal.
* Fosilnya tidak mengungkapkan bagaimana Cynognathus bereproduksi, namun pada tahap tertentu cynodonts berubah dari bertelur menjadi melahirkan anak-anaknya.
* Di tahun 1912, setelah mempelajari fosil Cynognathus dan Mesosourus dari Amerika Selatan dan Afrika, Ilmuwan Jerman Alfred Wegener menyimpulkan bahwa keduanya pernah bergambung bersama, dan menjadi bentuknya yang sekarang setelah berjuta-juta tahun kemudian.
* Beberapa tengkorak cynodont memiliki saluran disekitar hidungnya, dan hal ini mungkin berisi syaraf perasa seperti rambut sungut.

Cryolophosaurus – Dinosaurus Pembunuh Yang Hidup Di Kutub



Sebelum Antartika menjadi dataran yang membeku, ada makhluk pemangsa yang hidup di dataran kutub ini. Cryolophosaurus adalah pembunuh yang kuat dan hebat, walaupun tubuhnya yang cukup besar menahannya untuk berlari cepat dalam waktu yang lama. Mereka mungkin bersembunyi diantara pepohonan, mengamat-amati sekawanan pemakan tumbuhan dan menunggu kesempatan untuk menyerang. Pada saat calon korbannya mendekat, mereka akan melakukan pengejaran secara cepat untuk menyerang mangsanya, menerjangnya dengan tungkainya yang bercakar besar, dan menggigit leher korbannya dengan gigi yang tajam seperti gergaji.

Diatas kepalanya, Cryolophosaurus memiliki mahkota aneh dan dan tanduk pendek, tidak seperti pemakan daging prasejarah lainnya.

Info Dino

Panjang : 8 meter atau lebih

Bobot : Hingga 500 kilogram atau lebih

Makanan : Dinosaurus pemakan tumbuhan

Senjata : Gigi yang tajam dan cakar

Cryolophosaurus adalah dinosaurus pemakan daging pertama yang pernah ditemukan di benua yang ditutupi es yang dikenal dengan Antartika. Daratan luas ini gurun membeku yang diselimuti oleh es yang tebal. Namun pada saat pembunuh ini hidup di tempat ini, daerah ini adalah tempat yang dipenuhi oleh tumbuhan dan hewan.

Fakta Lain

* Kerangka Cryolophosaurus ditemukan pada tahun 1991 di Mount Kirkpatrick, 600 kilometer dari Kutub Selatan, oleh kelompok dari Amerika dari College Augustana, Illinois, dipimpin oleh Dr William Hammer.
* Sebelum secara resmi dinamai, Cryolophosaurus dikenal sebagai ‘Elvisaurus’. Mahkotanya mengingatkan para ilmuwan kepada gaya rambut Elvis Presley penyanyi rock and roll di tahun 1950.
* Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa dinosaurus kutub seperti Cryolophosaurus adalah ‘berdarah panas’ – mampu memproduksi panas mereka sendiri – seperti yang dilakukan mamalia, namun tidak seperti reptil modern, sehingga mereka dapat bertahan hidup pada suhu kutub dimusim dingin yang membeku. Bila mereka ‘berdarah dingin’ maka mereka tidak akan mampu untuk menghangatkan tubuh untuk berburu dimusim dingin.

Compsognathus – Dinosaurus Terkecil Yang Pernah Ada


Disamping kenyataan bahwa Compsognathus adalah dinosaurus terkecil yang pernah ada, seekor kadal harus berlari sekencang-kencangnya untuk meloloskan diri dari rahang penjepitnya. Dinosaurus yang kecil dan menakutkan ini memiliki kaki belakang yang kuat untuk kecepatan dan ketangkasan, mata yang tajam dan paruh yang menyerupai burung.

Semua fosil Compsognathus terpendam sangat dalam didekat garis pantai dari danau purba dan laut yang dangkal. Ditempat yang sekarang adalah Eropa, dinosaurus ini hidup di pulau yang kecil dengan tumbuhan yang lebat. Kerangka dari makhluk menyerupai burung ini telah membantu para ilmuwan untuk menemukan ide tentang hubungan antara burung modern dan leluhur purbanya, dinosaurus.

Info Dino

Panjang : 70 centimeter hingga 1 meter

Bobot : 3 – 3.5 kilogram – Kira-kira sebesar seekor ayam atau kalkun

Makanan : Kadal, mamalia dan mungkin serangga


Fosil Compsognathus ditemukan di Canjuer in Var, sebelah selatan Perancis, dan di Solnhofen di Bavaria, sebelah selatan Jerman. Hewan yang berhubungan termasuk Sinosauropteryx dari Cina, Aristosuchus dari Inggris, dan kerangka tanpa nama dari Brasil dan Portugal.

Fakta Lain

* Secara kebetulan, dua fosil dari Compsognathus memiliki ekor yang patah ditempat yang sama.
* Beberapa ilmuwan mengatakan bahwa mereka menemukan banyak telur didalam rongga tubuh dari fosil Compsognathus.Dimana pada awalnya diperkirakan sebagai sisa kulit. Tidak ada yang yakin tentang ide siapa yang benar – terlebih karena kerangka tersebut dikenali pertama kali sebagai dinosaurus.
* Beberapa detil penting masih ada di fosil Compsognathus karena pada saat hewan ini mati, tubuh mereka terbenam kedalam tempat yang bebas oksigen didasar danau. Hal ini memperlambat proses pembusukan yang cepat, sementara tulangnya berubah menjadi karang.
* Karang di Eropa dimana terkuburnya Compsognathus juga berisi fosil pterodactyls (reptil terbang)

Coelurosauravus


Satu lagi makhluk yang hidup sebelum zaman dinosaurus. Reptil terbang yang unik ini mungkin hidup di hutan-hutan dan memangsa serangga-serangga besar. Kemungkinan reptil ini berburu secara berkelompok seperti halnya dengan burung modern. Coelurosauravus adalah hewan bertulang belakang terbang yang pertama dikenal. Reptil ini memiliki sayap yang dapat dilipat ditunjang oleh tulang penyangga.

Sayapnya, yang berbentuk seperti dua kipas kertas, membantunya untuk meluncur dari pohon ke pohon menggunakan ekornya sebagai kemudi pengendali. Reptil ini juga melebarkan sayapnya untuk menaikkan suhu tubuhnya dengan cara berjemur matahari.

Info Dino

Panjang : 30 – 40 centimeter

Lebar Sayap : 30 centimeter

Habitat : Pepohonan

Makanan : Serangga

Seorang penambang tembaga di Inggris adalah yang pertama kali menemukan fosil Coelurosauravus di tahun 1910. Sejak itu, fosil-fosil lainnya ditemukan di Madagaskar, pantai timur Afrika, di Inggris dan, di akhir tahun 1980-an, di situs Kupershiefer sebelah timur Jerman.

Fakta Lain

* Coelurosauravus dan kerabat terdekatnya Coelurosauravids berasal dari kelompok evolusi kadal purba yang berbeda. Nenek moyang dari kedua kelompok ini terpisah satu dengan lainnya di awal periode Permian.
* Coelurosauravus adalah satu dari sekian banyak makhluk purba yang menjadi korban dari kemusnahan besar yang terjadi sekitar 250 juta tahun yang lalu. Bentuk sayapnya yang unik juga ikut hilang bersamanya, karena sejauh yang kita ketahui, tidak ada satupun vertebrata terbang yang memiliki susunan yang mirip dengannya.
* Pada saat Coelurosauravus telah dewasa, hanya ada serangga terbang yang berada di udara. Membutuhkan paling tidak 20 juta tahun untuk reptil terbang berikutnya ber-evolusi, dan masih berjuta tahun lagi dibutuhkan hingga munculnya burung dan kelelawar yang pertama.

Coelophysis – Dinosaurus Pembunuh Yang Cerdik


Salah satu dinosaurus awal yang dikenal adalah Coelophysis, pembunuh yang sangat efisien. Mereka dapat melacak mangsanya dengan kecepatan dan ketangkasan, sebelum menyergapnya dengan giginya yang tajam. Pemakan daging yang tekun ini bahkan dapat memangsa kaumnya sendiriyang lebih kecil.

Dengan kakinya yang berotot, tulang yang panjang dan ringan, serta berbentuk langsing, Coelophysis pelari alami. Mereka dapat berbelok dan berbalik arah pada kecepatan tinggi. Dengan cara berkelompok mereka dapat memangsa hewan lain yang memiliki badan yang lebih besar.

Info Dino

Panjang : Sekitar 3 meter

Bobot : Sekitar 25 kilogram

Makanan : Hewan lainnya, hidup atau mati

Senjata : Gigi dan cakar

Fosil Coelophysis banyak ditemukan pada endapan di Arizona dan New Mexico, Amerika. Dunia membentuk sebuah benua superluas, dikenal dengan Pangaea, pada saat Coelophysis hidup. Cuaca hangat atau panas sepanjang tahun, dan Coelophysis kemungkinan menjelajah hingga jauh untuk mencari mangsa.

Fakta Lain

* Situs Ghost Ranch di New Mexico adalah situs yang kaya akan fosil. Sudah banyak fosil Coelophysis yang ditemukan bahkan mungkin telah digali sebanyak 1000.
* Tidak semua dari fosil Coelophysis dewasa sama, ada dua bentuk dari dinosaurus ini, yang satu lebih besar dari yang lainnya. Para ilmuwan berpendapat bahwa hal ini merupakan jantan dan betina, namun masih terjadi perbedaan pendapat mengenai hal ini.
* Pemburu fosil dari Amerika, Edward Drinker Cope menamakan Coelophysis pada tahun 1887, berdasarkan bekas yang tidak lengkap.
* Para ahli fosil memperkirakan bahwa pada pertengah zaman Triasic, pada saat Coelophysis masih hidup, dinosaurus berjumlah kurang dari 5 persen dari reptil yang berbeda jenis di seluruh dunia.

Coelacanth


Ikan laut dalam bertampang aneh ini pertama kali muncul di laut purba lebih dari 400 juta tahun yang lalu, jauh sebelum zaman dinosaurus. Dan, tidak seperti dinosaurus, Coelacanth ini masih tetap hidup saat ini. Coelacanth hidup pernah tertangkap di Afrika Selatan pada tahun 1938, dan masih banyak lagi sejak saat itu.

Kemunculannya kembali menyebabkan kegemparan diantara ilmuwan, karena diyakini telah punah. Organ dalam tubuh Coelacanth modern tidak seperti hewan modern lainnya, dan susunan tulangnya masih tetap sama dengan fosil purbanya.

Info Dino

Panjang : Hingga 1.8 meter; rata-rata 1 meter

Bobot: Hingga 80 kilogram

Makanan : Ikan yang lebih kecil

Umur : Sekitar 11 tahun (betina)

Coelacanth modern pertama ditemukan di laut dalam Afrika, namun ikan ini yang hidup di zaman purba mungkin hidup di perairan air tawar. Fosil Coelacanth telah ditemukan di Eropa dan Amerika Utara dan Selatan.

Fakta Lain

* Otak seekor Coleacanth hanya memenuhi 1.5 persen dari rongga kepalanya.
* Telur Coelacanth modern dapat sebesar bola tenis. Sang betina menyimpan telur-telurnya didalam tubuhnya hingga mereka menetas, kemudian dilahirkan sebagai ikan kecil.

Ceratosaurus – Dinosaurus Pembunuh Berwajah Menakutkan


Ceratosaurus adalah dinosaurus berwajah garang dengan tanduk diatas hidungnya, tulang didepan matanya dan ekor bergerigi seperti naga dibelakang ekornya. Rahangnya yang kuat, taring yang panjang dan cakar yang tajam menjadikannya dikenal sebagai salah satu pembunuh nomor satu di zaman Jurassic.

Sebagai pemburu yang tangkas, Ceratosaurus cukup gesit untuk menangkap hewan yang tiba-tiba merubah arah, namun mereka juga dapat saja menyergap mangsanya dari tempat tersembunyi, menyeruduk dengan kepalanya yang bertanduk. Mereka juga cukup ditakuti untuk mengusir pemburu lainnya dari mangsanya.

Info Dino

Panjang : 4.5 – 6 meter

Tinggi : 2 meter hingga paha; 3 meter hingga kepala

Bobot : Lebih dari 1 ton

Makanan : Mungkin dinosaurus pemakan tumbuhan; juga bisa dari bangkai

Lima fosil Ceratosaurus telah ditemukan di Pegunungan Rocky di Utah dan Colorado, di Amerika. Penemuan fosil lainnya, diperkirakan sebagai Ceratosaurus, terjadi di Tanzania, Afrika Timur.

Fakta Lain

* Kerangka Ceratosaurus pertama ditemukan tahun 1884 di Colorado. Pemburu fosil menemukan kerangka yang hampir lengkap, ditambah satu bagian lainnya. Dinosaurus ini dipelajari oleh Othniel Charles Marsh, ahli dinosaurus terkemuka, dan ialah yang telah memberikan nama tersebut.
* Sebagian besar ahli berpendapat bahwa Ceratosaurus adalah pemburu tunggal yang kebanyakan berburu pemakan tumbuhan berukuran sedang. Namun, beberapa jejak dari fosil Ceratosaurus meragukan tentang teori yang sudah sejak lama dikenal ini. Sebagai pemburu berkelompok, Ceratosaurus dapat menyerang mangsa yang jauh lebih besar ukurannya.

Carcharodontosaurus – Dinosaurus Terganas di Zaman Cretaceous Awal


Salah satu dinosaurus pemakan daging yang paling ganas yang pernah menjelajah planet kita, dinosaurus besar ini memiliki gigi besar dan tajam yang dapat memotong daging korbannya dengan mudah. Ukuran tubuhnya lebih besar dari tiga mobil ukuran keluarga dan bobotnya lebih dari seratus orang dewasa. Ukurannya yang luar biasa besar merupakan keuntungan dalam melawan dinosaurus lainnya.

Predator sebesar dinosaurus ini membutuhkan jumlah daging yang banyak. Seperti mengikuti dan membunuh mangsa, mereka juga memakan setiap mahkluk yang mati yang mereka lewati.

Beberapa ahli berpendapat bahwa dinosaurus besar ini mungkin saja merawat anak-anaknya seperti yang dilakukan oleh burung pada saat ini.

Info Dino

Panjang : Hingga 13.5 meter

Bobot : Hingga 8 ton

Tengkorak : 1.6 meter panjangnya

Senjata : Rahang yang luar biasa kuat, 12.5 centimeter gigi dan cakar yang tajam

Makanan : Dinosaurus lainnya, hidup atau mati, dan ikan
Gigi dan tulang yang tersebar milik Carcharodontosaurus ditemukan di Afrika bagian utara di tahun 1920, namun hingga tahun 1995 fosil baru lengkap saat tengkorak Carcharodontosaurus ditemukan, di Gurun Sahara, di daerah Kem Kem di Maroko

Fakta Lain

* Tengkorak Carcharodontosaurus memperlihatkan bahwa otaknya hanya separuh ukuran otak Tyrannosaurus rex dan hanya sebesar seperdelapan dari otak manusia.
* Tim yang menemukan tengkorak dari Carcharodontosaurus juga menemukan dinosaurus baru bernama Deltadromeus, di ekpedisi yang sama.
* Dinosaurus predator besar lainnya, Giganotosaurus, ditemukan di Argentina, yang diperkirakan oleh sebagian besar ahli sebagai kerabat dekat dari Carcharodontosaurus. Mereka berpikir bahwa kedua makhluk ini mungkin hasil evolusi dari leluhur yang sama.

Brachiosaurus – Dinosaurus Raksasa Pemakan Tumbuhan


Daratan akan terguncang saat Brachiosaurus melintas di hutan prasejarah. Bobot dari dinosaurus ini sebanyak 12 gajah afrika dewasa, dan ukurannya yang luar biasa besar menjadikannya sebagai lawan yang menakutkan bagi musuhnya. Lehernya yang sangat panjang memungkinkannya untuk menjangkau pohon setinggi gedung tiga lantai untuk mencari pucuknya. Mereka membutuhkan makanan yang banyak setiap harinya untuk bertahan hidup. Bila ada dedaunan yang tidak dapat dicapai maka mereka akan mendorong pohon tersebut hingga miring untuk mendapatkannya.

Brachiosaurus juga dapat menggunakan lehernya yang panjang dan lentur sebagai senjata dalam pertarungan diantara mereka untuk posisi kepemimpinan diantara para jantannya.

Info Dino

Panjang : Lebih dari 23 meter dari hidung hingga ekor

Bobot : 50 – 80 ton

Jangkauan : 14 meter dari permukaan tanah

Makanan : Tumbuhan jarum, palem, dan pakis

Brachiosaurus hidup didaratan yang luas yang disebut Gondwanaland. Benua super ini telah terpisah, yang menjelaskan mengapa fosil Brachiosaurus ditemukan di Colorado dan Utah di Amerika, dan juga di Tanzania. Algeria dan Portugal.

Fakta Lain

* Adanya bukti yang ditemukan tentang adanya dinosaurus yang lebih besar dari Brachiosaurus. Salah satunya bernama Ultrasaurus, yang diketahui dari penemuan sebuah kaki. Ukuran dari kaki ini diperkirakan dimiliki oleh hewan yang memiliki panjang 27 meter.
* Beberapa pemburu fosil berpikir bahwa Brachiosaurus menggunakan ekornya seperti pemukul raksasa untuk menjatuhkan musuhnya.
* Brachiosaurus mungkin hidup didalam kelompok keluarga berjumlah 20.
* Cuaca di zaman Jurassic hangat dan basah sepanjang waktu, menciptakan keadaan yang baik bagi tumbuhan yang dimakan oleh Brachiosaurus untuk berkembang biak.
* Brachiosaurus diambil dari nama ‘kadal bertangan’ dari lengan depannya yang panjang.
* Para ahli memperkirakan bahwa dinosaurus seperti Brachiosaurus hidup hingga umur 100 tahun.

Baryonyx – Dinosaurus Pemakan Ikan Bercakar Tajam


Kesempatan untuk menemukan sebuah cakar yang besar akan menuju kepada salah satu penemuan dinosaurus terbesar di abad 20 – kerangka fosil dari dinosaurus pemakan daging yang sungguh-sungguh aneh. Cakar dengan jari jempolnya yang hebat menjadikannya dinamakan ’si-Cakar’ pada saat kerangkanya ditemukan pada tahun 1983.

Para ilmuwan percaya bahwa Baryonyx adalah penangkap ikan terhebat. Tulang dari ikan purba yang telah sebagian dicerna ditemukan tidak jauh dari kerangkanya. Mereka mungkin menggunakan cakar ber jari jempol tajam tersebut untuk menusuk ikan dari sungai purba. Baryonyx memiliki moncong yang panjang dan menyempit, seperti pada buaya, sehingga mungkin akan digunakan untuk menagkap ikan dari air.

Info Dino

Panjang : 9 meter

Tinggi : 2.5 meter hingga pinggang

Bobot : 2 – 3 ton

Ukuran cakar : 28 centimeter

Makanan : Ikan, dinosaurus lainnya

Fosil dari Baryonyx ditemukan di sebelah selatan Inggris di karang formasi Wealden Clay. Keranka lainnya dari Spanyol dan Afrika juga sedang diteliti.

Fakta Lain

* Baryonyx kemungkinan berdarah panas dan juga dapat mengejar mangsa di daratan.
* Pada saat Baryonyx masih ada, bagian selatan Inggris tidak sejuk, daratannya rindang seperti sekarang. Eropa Barat adalah hutan yang hangat, berawa dan beriklim tropis. Tumbuhan seperti buntut kuda, sikas, pakis dan daun jarum banyak tumbuh disana.
* Peneliti dinosaurus Angela Milner dan Alan Charig, dari Museum Inggris untuk Sejarah Alam, London, secara resmi memberi nama Baryonyx pada November 1986.

Archaeopteryx – Burung Pertama Di Zaman Jurassic


Archaeopteryx adalah burung yang paling awal dikenal, ditemukan dalam bentuk fosil dari zaman Jurassic akhir, 150 juta tahun yang lalu. Mereka memiliki gigi, cakar dan ekor dari dinosaurus pembunuh – dan berbulu. Mereka mungkin hidup di hutan terbuka, bergantung di pepohonan dengan lengannya yang berbulu. Archaeopteryx sebesar burung merpati, namun bulunya yang bercampur diperkirakan hal ini dikarenakan tahap evolusi dari reptil ke burung. Hal ini masih diyakini sebagai evolusi burung untuk terbang, namun tidak ada seorangpun yang yakin bagaimana mereka terbang untuk pertama kalinya.

Info Dino

Panjang : 35 centimeter

Bobot : Diperkirakan 300 – 400 gram

Makanan : Serangga dan kadal kecil

Semua kerangka Archaeopteryx yang ditemukan hingga saat ini ditemukan di tambang kapur di Bavaria, sebelah utara Jerman.

Fakta Lain

* Sejauh ini sudah ditemukan delapan fosil Archaeopteryx: sebuah bulu dan tujuh kerangka.
* Beberapa fosil Archaeopteryx telah ditolak oleh beberapa orang karena dianggap palsu. Namun penelitian mikroskopik telah membuktikan bahwa semuanya asli.
* Satu fosil Archaeopteryx, yang ditemukan di tahun 1958, masih tetap dimiliki oleh penemunya – Eduard Opitsch – hingga saat kematiannya ditahun 1992. Namun keberadaan fosil tersebut hingga saat ini masih menjadi misteri.
* Dua dinosaurus berbulu ditemukan di Cina di tahun 1998. Mereka bukan burung , karena tidak adanya jari belakang. Caudipteryx dan Protoarchaeopteryx sesungguhnya adalah dinosaurus pemakan daging.

Apatosaurus – Dinosaurus Besar Pemakan Tumbuhan


Apatosaurus adalah salah satu jenis dari sauropods – dinosaurus pemakan tumbuhan yang sangat besar, berleher panjang dan ber-ekor panjang. Mereka butuh makanan dari tumbuhan daun jarum sebanyak satu ton perhari dan kemungkinan mengunyah terus sepanjang hari.

Fosil yang ditemukan menunjukkan bahwa dinosaurus berukuran raksasa ini memiliki kaki seperti batang pohon dan tubuh seukuran empat gajah Afrika. Namun, walaupun ukurannya yang besar, Apatosaurus harus tetap waspada terhadap para pemangsa, seperti misalnya Allosaurus, bertempur dengan mereka dengan cara memukulkan ekornya yang kuat.

Info Dino

Panjang : Hingga 21 meter

Bobot : 30 ton

Tinggi : 4.5 meter hingga pundaknya; hingga 12 meter bila berdiri

Ukuran kaki : Panjangnya 1 meter

Makanan : Tumbuhan, khususnya tumbuhan palem dan pucuk tumbuhan daun jarum


Fosil Apatosaurus yang pertama ditemukan di Morrison Formation. Tempat ini adalah endapan sungai dan danau yang berlapis yang sangat luas di Amerika Utara, mulai dari utara di Montana melewati Wyoming, Utah dan Colorado.

Fakta Lain

* Jejak fosil di Texas memperlihatkan bahwa Apatosaurus kemungkinan berjalan dalam kelompok, dengan yang dewasa berada dibagian luar melindungi yang kecil di bagian tengah.
* Apatosaurus dewasa mungkin memakan batu besar hingga seberat 45 kilogram untuk mencerna tanaman yang dimakannya.
* Othniel Marsh adalah salah satu ilmuwan yang mempelajari penemuan fosil di Amerika diakhir abad ke-19. Ia menamakan Apatosaurus di tahun 1877 dan Brontosaurus di tahun 1879, tanpa menyadari bahwa ‘penemuan’ yang terakhir juga berdasarkan tulang belulang Apatosaurus. Nama Brontosaurus tidak digunakan lagi pada saat ini.

Amargasaurus – Dinosaurus Teraneh Dengan Duri Dari Leher Hingga Punggung


Satu dari dinosaurus teraneh yang pernah ditemukan, Amargasaurus memiliki duri-duri tajam yang banyak disepanjang leher hingga punggungnya. Dua baris duri di leher menjadikan dinosaurus ini sasaran yang sulit untuk pemangsa yang lapar. Beberapa ahli berpendapat bahwa duri-duri di punggungnya mungkin ditutupi oleh kulit sehingga akan nampak seperti layar yang mengagumkan.

Dengan panjang dua kali panjang tubuh gajah Afrika, pemakan tumbuhan berduri ini pernah menjelajah dataran Argentina.

Info Dino

Panjang : Sekitar 10 meter

Tinggi : Sekitar 2 meter hingga paha

Pertahanan : Ukuran besar dan kemungkinan duri mirip tanduk

Bobot : Sekitar 5 ton

Makanan : Tumbuhan dalam jumlah banyak seperti pohon jarum, pakis dan sikas

amargasaurus


Fosil Amargasaurus ditemukan di daerah lembah La Amarga oleh Guillermo Rougier, murid dari ahli dinosaurus terkenal dari Argentina Jose Bonaparte. Kerangka yang ditemukannya hampir lengkap – hanya tengkorak bagian depan dan bagian ekor yang hilang. Dinosaurus ini dinamakan Amargasaurus oleh Bonaparte dan kawan-kawannya di tahun 1991.

Fakta Lain

* Ada beberapa perbedaan dari keluarga sauropods – dinosaurus pemakan tumbuhan yang besar dan berleher panjang. Amargasaurus masuk dalam keluarga diplodocid, dimana cukup mengejutkan karena bobot mereka yang sangat ringan untuk ukuran sebesar mereka. Hal ini disebabkan oleh tulang belakang mereka yang kosong sehingga berkurang bobotnya dibandingkan jika tulang tersebut terbentuk dari tulang yang padat.
* Seekor dinosaurus Afrika yang dinamakan Dicraeosaurus, anggota lainnya dari keluarga diplodocid, juga memiliki duri-duri tajam yang keluar dari tulang belakangnya. Namun dinosaurus ini hidup jauh sebelum Amargasaurus, di zaman jurassic akhir.

Allosaurus – Dinosaurus Bertaring Menyerupai Pedang


Kakek buyut dari Tyrannosaurus rex, juga merupakan binatang yang luar biasa kuat serta mesin pembunuh yang sangat menakutkan, menebar teror kemanapun ia pergi. Allosaurus akan menyerang mangsanya dengan lengan depannya yang berotot, menyebabkan luka yang parah dengan cakarnya yang setajam silet. Taring menyerupai pedang yang melengkung berbaris di rahangnya, yang dapat merobek dan menelan sebongkah daging dengan mudah.

Allosaurus jumlahnya banyak dan tersebar dimana-mana sebagai makhluk yang haus darah. Pembunuh terbesar dan yang paling ditakuti di darat di zaman Jurassic, kekuasaannya yang penuh teror bertahan selama paling tidak 15 juta tahun, dari sekitar 150 – 135 juta tahun yang lalu.

Dino Info

Panjang : Hingga 12 meter

Bobot : Hingga 5 ton

Tinggi : Hingga 5 meter

Gigi : 5 – 10 centimeter

Cakar : Hingga 15 centimeter

Makanan : Dinosaurus lainnya


Keberadaan Allosaurus tersebar secara jauh dan luas. Ribuan tulang belulangnya, termasuk jejak yang masih sangat baik, telah ditemukan di Amerika Utara. Ditempat lainnya yang jauh, para ilmuwan menemukan kerangkanya di Portugal, Tanzania dan Australia.

Fakta Lain

* Ada empat jenis Allosaurus yang mirip. Allosaurus fragilis yang pertama ditemukan di tahun 1877. Jenis lainnya adalah Allosaurus amplexus, Allosaurus atrox dan Allosaurus ferox.
* Penemuan terakhir mengatakan, tidak seperti reptil lainnya yang hidup pada saat ini, dinosaurus pemakan daging besar seperti Allosaurus dapat mengatur suhu tubuhnya – seperti yang dilakukan mamalia modern dan burung, walaupun tidak sebagus mereka.
* Penggalian di Utah, Amerika, telah menemukan lebih dari 40 kerangka Allosaurus, dari yang sudah dewasa penuh hingga yang muda yang panjangnya 3 meter

Acrocanthosaurus – Dinosaurus Pembunuh di Amerika Utara


Acrocanthosaurus pernah menjelajah dataran Amerika Utara. Sebagai salah satu pemakan daging terbesar saat itu, Acrocanthosaurus dapat membunuh bahkan pemakan tumbuhan raksasa. Giginya yang besar dan setajam silet serta cakarnya yang panjang dapat membunuh secara kejam dan cepat.

Jejak-jejak yang ditemukan di Amerika menunjukkan bahwa dinosaurus ini berburu seperti yang dilakukan macan pada saat ini. Mereka mengejar mangsanya, lalu menyergap korbannya, menggigitnya hingga mati dengan giginya.

Info Dino

Panjang : 9 – 12 meter

Tinggi : Sekitar 4 meter hingga kepala

Tengkorak kepala : 1.4 meter

Bobot : 6 ton atau lebih

Makanan : Dinosaurus pemakan tumbuhan

Cara menyerang : Gigitan berkali-kali untuk membunuh korbannya karena kehilangan darah


Dengan tubuhnya yang tinggi, pemangsa ini mungkin menjelajah dan menyeberangi garis pantai yang dulunya memanjang sepanjang Amerika dari Texas hingga Maryland. Kerangka Acrocanthosaurus ditemukan di Oklahoma, Texas dan Utah bagian tengah dan Amerika Utara bagian selatan.

Fakta Lain

* Bekas gigitan pada kerangka ditemukan di Oklahoma yang mungkin dilakukan oleh Acrocanthosaurus lainnya, yang menunjukkan adanya persaingan diantara mereka.
* Tengkorak terpanjang yang pernah diketahui dari dinosaurus pemakan daging adalah berasal dari tengkorak Giganotosaurus sepanjang 1.8 meter. Carcharodontosaurus Afrika memiliki tengkorak sepanjang 1.6 meter, kepala Tyrannosaurus rex adalah sepanjang 1.5 meter dan tengkorak Acrocanthosaurus sepanjanh 1.4 meter.
* Pada saat mangsa tidak ada atau sulit untuk ditangkap, Acrocanthosaurus mungkin memakan bangkai dari hasil buruan terdahulu, seperti halnya mamalia pemangsa seperti singa dan macan tutul lakukan sekarang.

Mosasaurus – Reptil Terbesar Yang Hidup Dilaut Purba


Pada saat ketinggian air naik puluhan juta tahun yang lalu, laut dangkal menggenangi daratan. Di perairan yang di sinari oleh matahari menjelajahlah kadal terbesar yang pernah hidup – Mosasaurus.

Dengan rahangnya yang besar dipenuhi dengan gigi yang tajam, Mosasaurus adalah pemangsa paling mematikan di lautan pada saat itu. Mereka memangsa ikan, cumi-cumi dan bahkan mosasaurus lain yang lebih kecil. Mereka berenang mengejar mangsanya seperti buaya, mengayuh dengan siripnya yang kuat dan menggunakan ekornya yang pipih.

Pesaingnya di lautan purba termasuk Ichthyosaurus si perenang cepat dan Pliosaurus yang besar.

Info Dino

Panjang : 4 – 10 meter

Bobot : Hingga 1 ton

Makanan : Ikan, cumi-cumi, kerang, reptil laut besar dan mosasaurus lainnya.




Fosil Mosasaurus, ditemukan di seluruh dunia. Peta ini memperlihatkan laut dangkal benua dimana mereka menguasainya. Ketinggian air laut kemudian turun, dan laut dangkal ini menjadi daratan kering.

Fakta Lain

* Kerangka Mosasaurus pertama ditemukan di pertambangan Belanda di abad 18. Nama Mosasaurus hoffmanni, menghormati ilmuwan Dr C. Hoffman, yang membiayai penggalian dan membawa fosil dari bebatuan ke permukaan.
* Gigi dan kerangka Mosasaurus dihargai dengan harga yang tinggi diantara kolektor fosil pribadi. Mereka terutama populer di Asia karena digambarkan kemiripannya dengan gigi seekor naga.
* Saat ini, hanya sedikit jenis reptil yang dapat ditemukan dilaut, termasuk penyu laut, ular laut dan buaya air asin.

Oviraptor – Dinosaurus Pencuri Telur Di Zaman Cretaceous


Bagi para peneliti dinosaurus, Oviraptor adalah penemuan fosil yang paling banyak dibicarakan dan menjadi debat yang menarik di beberapa tahun belakangan ini. Fosil pertama ditemukan di tahun 1920-an yang nampaknya memperlihatkan bahwa Oviraptor adalah pemakan daging yang senang mencuri telur. Namun fosil Oviraptor yang masih sangat baik keadaannya sedang duduk di sarang memperlihatkan bahwa dinosaurus ini tidak meninggalkan telurnya untuk menetas tanpa bantuan, namun tetap menjaga mereka tetap hangat seperti yang dilakukan burung pada saat ini. Bukti ini mendukung pendapat bahwa burung adalah dinosaurus saat ini, keturunan dari dinosaurus pemakan daging seperti Oviraptor.

Mahkota menarik diatas kepala dinosaurus ini bisa saja untuk di pamerkan, untuk menghasilkan suara keras, atau berfungsi untuk tubuhnya, seperti untuk mendinginkan otaknya.

Info Dino

Panjang : 2 meter

Bobot : 60 – 100 kilogram

Makanan : Diperkirakan sebagai dinosaurus pemakan daging, namun mereka juga mungkin pemakan segala

Oviraptor hanya dikenal dari Mongolia, dimana beberapa fosil kerangka ditemukan. Belakangan ini, para ilmuwan menyatakan telah menemukan tulang belakang mirip Oviraptor di Amerika. Bila mereka dapat membuktikannya, maka Oviraptor mungkin pernah hidup diseluruh dunia.

Fakta Lain

* Balum ada yang menemukan bulu pada kerangka Oviraptor, namun ditemukan bukti tentang bulu dari kerabat dekatnya Caudipteryx, yang baru ditemukan di Cina. Sehingga kemungkinan bahwa Oviraptor juga berbulu. Yang betina mungkin memiliki kipas berbulu disekitar tangannya sebagai ‘payung’ pelindung untuk sarangnya.
* ‘Helm’ Oviraptor dalamnya kosong dan didalamnya seperti sponse, dengan rongga pernapasan yang unik ditutupi dengan tulang setipis kertas. Hal ini mungkin membantunya menghangatkan dan melembabkan udara yang dihirup oleh dinosaurus ini. Atau mungkin membuat peka penciumannya. atau mendinginkan otaknya.
* Otak Oviraptor mungkin cukup besar bagi dinosaurus, kurang lebih sebesar burung tanpa sayap seperti burung unta atau emu.

Pachycephalosaurus – Dinosaurus Berkepala Keras di Zaman Cretaceous



PachycephalosaurusPachycephalosaurus adalah hewan yang besar dengan tempurung tengkorak yang sangat tebal dan dihiasi dengan sekelompok duri menakutkan. Para ilmuwan berpendapat bahwa dinosaurus menakuti sesamanya untuk memenangkan hak untuk kawin dan menjadi penguasa.

Walaupun ukurannya dan tampilannya menakutkan, mereka nampaknya tidak terlalu berbahaya. Pada saat tidak bertarung dengan lawannya, mereka hidup dengan damai,berkelana dalam kelompok kecil dan memberi makan dedaunan dan tumbuhan lembut kepada anak-anaknya.

Info Dino

Panjang : Hingga 8 meter

Tinggi : 3 meter hingga pinggang; 6 meter hingga kepala

Bobot : Hingga 3 ton

Makanan : Tumbuhan



peta-pachycephalosaurus

Pachycephalosaurus ditemukan di tahun 1938 di Montana, Amerika. Sejak itu, beberapa bagian fosil ditemukan pula di negara bagian disekitarnya. Dinosaurus berkepala keras lainnya hidup di Kanada, Inggris, Mongolia, Cina dan bahkan Madagaskar.

Fakta Lain

* Sejauh ini, ada 13 jenis dinosaurus ‘berkepala keras’ atau yang dikenal dengan Pachycephalosaurus. Ke-12 jenis lainnya jauh lebih kecil daripada Pachycepahlosaurus. Kerangka Pachycephalosaurus ditemukan di Amerika Utara, Inggris, Asia Timur dan Madagaskar.
* Pachycephalosaurus, termasuk Pachycepahlosaurus, memiliki buku tulang tambahan pada 10 tulang pertama dari tulang ekornya. Hal ini menjadikan daerah dibelakang pinggangnya lebih lebar dari dinosaurus berkaki dua lainnya. Mungkin juga hal ini adaptasi agar memungkinkan mereka untuk melahirkan bayi yang lebih besar.
* Pemburu fosil terkenal dari Amerika Barnum Brown yang telah menemukan Pachycephalosaurus. Selama bertahun-tahun ia telah memberi nama kepada 14 dinosaurus, termasuk Ankylosaurus.

Blog Archive